Unissula Kampus Berbudaya Akademik Islam(BudAI)

 Unissula adalah kepanjangan dari Universitas Islam Sultan Agung yang merupakan kampus swasta di Semarang yang telah berdiri sejak 20 Mei tahun 1962. Kampus ini merupakan tanah yang diwakafkan oleh pendiri yayasan dan kemudian kini telah menjadi bangunan Universitas Islam Sultan Agung dengan dominasi warna khas hijau daun.

Kualitas pendidikan yang dalam kegiatan belajar mengajar di Unissula telah tercatat mendapat status akreditasi A dari BAN PT pada 2019 lalu. Selain itu, Unissula juga telah diakui akeditasinya secara Internasional oleh ASIC dari United Kingdom atau Inggris.Saat ini Unissula sudah memiliki program studi dengan akreditasi A dan B, yang terdiri dari program sarjana (S1), magister (S2), dan doktoral (S3). Unissula terkenal dengan kampus kedokterannya, namun saat ini Unissula lebh identik dengan nuansa kampus islaminya, yang mana banyak kegiatan keagamaan telah sering diadakan dikampus ini.

Sebagai muslim disini saya merasa bahwa kampus ini sangat cocok bagi mahasiswa yang beragama islam. Namun di Unissula tidak hanya membukakan pintu bagi mereka yang beragama islam saja. Meski identik dengan kampus islaminya, kampus ini tetap menunjukkan sisi toleransinya. Hal tersebut merupakan pertanda adanya toleransi di lingkungan kampus Unissula ini.

Dalam kegiatan belajar mengajar di kampus Unissula memiliki budaya akademik Islami(BudAI) yang merupakan semacam peraturan tersendiri bagi civitas akademik selama berada di lingkungan kampus. Unissula terasa sangat cocok bagi mereka yang ingin mendapatkan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau. 

Dengan gerakan “Membangun Generasi Khaira Ummah” menjadikan Unissula sebagai kampus berbasis tema sentral gerakan pendidikan Islam di Kota Semarang. Budaya Akademik Islami (BudAI) dibuat pada tanggal 18 Agustus 2005 sebagai strategi Pendidikan yang merubah total. Artinya, kita harus kembali kepada pendidikan atas dasar tata nilai-nilai Islam yang menjadikan paradigma baru dalam pendidikan dan mengharuskan mengembangkan ilmu dan teknologi dengan melaksanakan rekonstruksi ilmu atas dasar nilai-nilai Islam agar arah pengembangan ilmu ke depan sesuai dengan nilai-nilai Islam. 

Tujuan pendidikan kita saat ini hanya ditekan pada penguasaan Iptek dan skill yang diharapkan menghasilkan lulusan siap kerja, sehingga pendidikan karakter hampir tidak terurus. Di Universitas Islam Sultan Agung ditetapkan bahwa tugas utama pendidikan adalah melahirkan generasi terbaik yang Allah potensikan mampu memimpin dunia dengan menjadikan pendidikan sebagai mendidik manusia taqwa, berilmu tinggi dan berjama’ah.

Strategi pendidikan Budaya Akademik Islami (BudAI) pada intinya berisi  penguatan ruhiyah dan penguatan Iptek. Penguatan ruhiyah yaitu penguatan akidah, ibadah dan akhlak yang dikemas dalam gerakan pembudayaan yang meliputi gerakan shalat berjama’ah, gerakan berbusana Islami, gerakan thaharah, gerakan keteladanan, gerakan keramahan Islami, dan gerakan kualitas hidup. Penguatan Iptek terdiri atas semangat iqra’, mengembangkan Iptek atas dasar nilai-nilai Islam, Islamic Learning Society, dan apresiasi Iptek.

Pendidikan di kampus Islam yaitu dengan penerapan nilai-nilai Islam dalam keseluruhan kehidupan kampus dan dilaksanakan oleh seluruh warga kampus. Lingkungan dan sarana-prasarana kampus juga harus menunjang tujuan pendidikan di kampus. Suasana kampus  tidak lupa hadir untuk menunjang tradisi keilmuan Islam, membangun Islamic Learning Society. Menuju masa yang  mendatang, pendidikan Islam harus mampu meraih kembali kejayaan yang telah diraih oleh pendidikan Islam terdahulu. Untuk mewujudkannya, perlu dibangun sebuah masyarakat pendidikan dengan atmosfir ibadah dan atmosfir akademik yang kondusif.

Komentar